Pandemik Covid-19 yang entah kapan ujungnya berdampak ke segala aspek, termasuk pendidikan. Pembatasan jarak sosial pun mengharuskan kampus melaksanakan perkuliahan secara daring, sistem perkuliahan yang mungkin tidak asing ditelinga kita sejak dulu, namun banyak dari kita yang tidak siap baik secara psikologi maupun secara fasilitas. Salah satu ketidaksiapan itu terlihat dari kita yang mungkin awalnya kebingungan menggunakan beragam platform pertemuan daring, lalu kemudian terjebak dalam fase "kecanduan". Karena perubahan yang tiba-tiba inilah, berbagai kampus mengeluarkan kebijakan-kebijakan baru demi mengadaptasi sistem perkuliahan daring yang diharapkan dapat memudahkan baik pengajar maupun mahasiswa. Ada yang membuat kebijakan sekadar berupa aturan-aturan pelaksanaan, ada pula yang langsung memberikan kebijakan berupa solusi atau aksi nyata misalnya memberikan subsidi kuota internet kepada mahasiswa. Tapi apa pun itu, yang namanya kebijakan, pasti ada pro dan kontra dari...
Kau lemah,
Tak mampu mengunci benci yang tertata di matamu
Juga tak kan kau teriakkan amarah yang telah memerah
Ku tau,
Didih darahmu tak pernah berarah kala gelisah makin
membuncah
Dan desah nafas yang terseok-seok tak berkelok
Lelah karena ulah tengik yang tengil tak mengerti
tangis
Tapi kau diam,
Dan hanya baris-baris sajakmu yang mampu membalas
cerca
Kau tak salah sayang.
And stronger than ranger
Tak terkalahkan
Komentar